David Beckham
10 Sep 2008 | Oleh HR27 | Kategori: Legenda
![]() |
Lahir | : 2 Mei 1975 | |
| Bergabung | : 8 Juli 1991 | ||
| Sampai | : 2 Juli 2003 | ||
| Debut | : 23 September 1992 (vs Brighton) | ||
| Caps | : 394 | ||
| Gol | : 85 | ||
| Posisi | : Gelandang | ||
Ikon Sepakbola Dunia
Walaupun David Beckham telah menjadi ikon sepakbola yang mendunia, sebagian dari hatinya tetap bersama Manchester United.
Lebih dari 1 dekade Beckham beroperasi di sayap kanan MU adalah periode paling sukses dalam sejarah Setan Merah, dan gol setengah lapangannya ke gawang Wimbledon adalah salah satu tayangan gol yang paling banyak diputar ulang sepanjang masa. Ia berhasil mengikuti jejak idolanya semasa kecil, Bryan Robson menjadi kapten tim nasional Inggris, dan menjadi satu2nya pemain Inggris yang berhasil mencetak gol di 3 Piala Dunia yang berbeda.
Awal Karir Gemilang Beckham
Sejarah dimulai bulan Juli 1991 ketika seorang bocah penggemar fanatik United pindah dari kota kelahirannya Leytonstone untuk masuk ke akademi sepakbola Manchester United. Ia menjadi salah satu dari bocah2 “Class of ‘92″ bersama Nicky Butt, Paul Sholes, dan Neville bersaudara membawa MU Yunior memenangkan FA Youth Cup, tapi harus menunggu untuk melakukan debutnya bersama tim senior - melawan Brighton di Old Trafford tahun 1995. Kepergian Andrei Kanchelskis memberikan tempat bagi Beckham di sisi kanan lapangan tengah United. Pada musim pertamanya di tim senior, United berhasil mencetak “double”.
Dicemooh Media Dan Suporter Inggris
Beckham memulai musim 1996/97 dengan mencetak gol bersejarah (dari setengah lapangan) di Selhurst Park. Petualangannya di tim nasional dimulai 1 bulan kemudian dalam pertandingan Inggris vs Moldova. Musim itu United kembali menjuarai Liga Inggris, tapi tahun 1998 Arsenal berhasil merebut trofi juara dari MU, sementara Beckham bersiap2 mengikuti Piala Dunia. Ia tidak tahu sesuatu yang akan merubah hidupnya sedang menanti untuk terjadi di sana.
Setelah tidak dimasukkan dalam starting lineup pada 2 pertandingan pertama, Becks mencetak gol ke gawang Columbia dari tendangan bebas melengkung yang menjadi ciri khasnya sehingga disanjung setinggi langit oleh media Inggris. Tapi itu tidak berlangsung lama. Di babak berikutnya ia dikartu merah karena dianggap melanggar pemain Argentina Diego Simeone sehingga Inggris gugur.
Meraih Prestasi Tertinggi Bagi Dirinya Dan United: Treble
Meskipun dicemooh oleh media dan fans Inggris, ia diterima dengan tangan terbuka oleh rekan2nya di Old Trafford. Becks membalasnya penerimaan itu dengan mencetak gol dari tendangan bebas pada pertandingan pertama Liga Inggris musim 1998/99. Ia kemudian membayar lunas kekecewaannya dan cemoohan publik Inggris dengan mencetak prestasi luar biasa musim itu juga: Treble.
Menjadi Kapten Tim Nasional
Musim berikutnya Becks kembali membawa United menjuarai Liga Inggris. Ia juga menduduki peringkat kedua pemain terbaik di Eropa dan dunia - ranking pertama dimenangkan oleh Rivaldo (Barcelona). Musim 2000/01 MU juara Liga Inggris lagi, dan sejak ditunjuk menjadi kapten tim nasional Becks berjasa amat besar meloloskan negaranya ke Piala Dunia 2002, terutama dengan tampil luar biasa ketika Inggris mengalahkan Yunani di Old Trafford.
Akhir Karirnya Bersama Setan Merah
Musim 2002/03 adalah musim terakhirnya bersama Setan Merah. Hubungannya dengan Sir Alex Ferguson kian memburuk, puncaknya terjadi ketika United mengalami kekalahan kandang dari Arsenal pada pertandingan Piala FA. Di ruang ganti pemain, Sir Alex dalam keadaan marah menendang sepasang sepatu yang melayang mengenai kepala Beckham. Ia kemudian tidak dipilih menjadi starter pada pertandingan penting Liga Champions melawan Real Madrid. Ketika diturunkan sebagai pemain pengganti Becks mencetak 2 gol tapi tetap tidak cukup untuk meloloskan United ke babak berikutnya. Ia akhirnya meninggalkan United ke Real Madrid akhir musim 2002/03 setelah mempersembahkan gelar Liga Inggris terakhirnya untuk United - Becks mencetak gol terakhirnya di Liga Inggris pada pertandingan terakhir musim itu melawan Everton, lagi2 dari tendangan bebas.
