George Best
10 Sep 2008 | Oleh HR27 | Kategori: Legenda
![]() |
Lahir | : 22 Mei 1946 | |
| Bergabung | : 1 Agustus 1963 | ||
| Sampai | : 2 Jan 1974 | ||
| Debut | : 14 September 1963 (vs West Brom) | ||
| Caps | : 470 | ||
| Gol | : 179 | ||
| Posisi | : Winger | ||
Pemain Terhebat di Dunia
“Seandainya saya dilahirkan buruk rupa, anda tidak akan pernah tahu siapa Pele.”
Sedemikian besar rasa percaya diri George Best, sama besarnya dengan kemampuan yang dia miliki. Kecepatan, kesimbangan, kontrol, teknik, kreativitas, kemampuan untuk menciptakan peluang dan mencetak gol dari posisi dan situasi yang kelihatannya tidak mungkin, semua dimiliki oleh George Best. Tidak ada satu orang pun yang bisa menyangkal, ia adalah salah satu pemain terbaik sepanjang masa yang pernah lahir di daratan Inggris Raya. Bahkan Pele sendiri menjulukinya “Pemain Terhebat Di Dunia”.
Awal Karir Sang Jenius
Si kurus kelahiran Belfast’s Cregagh, Irlandia Utara, ini pertama kali ditemukan oleh pencari bakat United Bob Bishop, yang bergegas memberitahukan Sir Matt Busby, “Bos, saya telah menemukan seorang jenius!”. Sejak saat itu Best bergabung dengan United sebagai pemain yunior, menandatangani kontrak profesionalnya yang pertama pada hari ulang tahunnya yang ke-17 Mei 1963. Ia melakukan debutnya bulan September tahun yang sama, mencetak gol pertama untuk United pada pertandingan keduanya. Melihat bakatnya yang luar biasa, ia dipanggil untuk membela tim nasional Irlandia Utara tahun itu juga.
Prestasinya Untuk Manchester United
Musim 1964/65 Best bersama Denis Law, Bobby Charlton, dan David Herd ia berperan penting dalam merebut gelar juara Liga Inggris bagi United pertama sejak Tragedi Munich.
Musim berikutnya ia seorang diri menghancurkan Benfica pada pertandingan perempatfinal Liga Champions di Lisbon, mencetak 2 gol untuk kemenangan United 5-1. Kekalahan itu adalah kekalahan kandang pertama yang pernah dialami Benfica sepanjang sejarah di Eropa, membuat publik Lisbon menjulukinya “El Beatle”.
Musim 1966/67 ia membawa United memenangkan Liga Inggris untuk kedua kalinya. Tahun berikutnya ia kembali menjadi momok bagi Benfica setelah mencetak 1 gol pada pertandingan final Liga Champions 1968 yang berakhir 4-1, mempersembahkan Piala Champions pertama sepanjang sejarah Manchester United.
Tahun itu ia dipilih sebagai European Footballer of the Year dan PFA Footballer of the Year. Best mencetak 28 gol pada musim 1967/68, menjadi top skorer United; gelar yang dipertahankannya 4 musim berturut2.
Best juga memegang rekor United (setelah PD I) untuk pencetak gol terbanyak dalam 1 pertandingan dengan 6 gol yang dicetaknya pada pertandigan babak ke-5 Piala FA 1970 melawan Northampton Town yang berakhir 8-2 untuk kemenangan United.
Sepeninggal Sir Matt Busby
Sayang sejak berakhirnya era Matt Busby, Best harus berkutat dengan masalah2 pribadi yang berpengaruh pada kondisi mental dan kualitas permainannya di lapangan.
Ia pernah mengumumkan pengunduran dirinya tahun 1972, tapi kemudian kembali bermain sebelum benar2 pensiun dari United bulan Januari 1974. Setelah itu ia seperti berkeliling dunia untuk bermain untuk klub Dunstable Town, Fulham, Los Angeles Aztecs, Brisbane Lions, dan The Jewish Guild of South Africa.
Best is The Best
George Best akan selalu dikenang fans United sebagai salah satu pemain terhebat yang pernah bermain di Old Trafford. Ini dibuktikan dengan applause luar biasa yang diberikan pada pertandingan memperingati kematiannya tahun 2005 melawan West Ham United. Dia pasti bangga akan permainan anak2 United saat itu, terlebih karena gol kemenangan United dicetak oleh rekan senegaranya, John O’Shea.
