Sir Alex Ferguson

10 Sep 2008 | Oleh HR27 | Kategori: Manager&Staff

alex_ferguson   Warga negara : Skotlandia
  Tempat lahir : Govan, Glasgow
  Tanggal lahir : 31 Desember 1941
  Manager sejak : 6 November 1986
  Juara Premiere League : 1993, 1994, 1996, 1997, 1999, 2000, 2001, 2003, 2007, 2008
  FA Cup : 1990, 1994, 1996, 1999, 2004
  League Cup : 1992, 2006
  Champions League : 1999, 2008
  Super Cup : 1992
  Winners’ Cup : 1991
  Inter-Continental Cup : 1999
  Community Shield : 1990 (joint holder), 1993, 1994, 1996, 1997, 2003, 2007, 2008

Sir Alex Ferguson adalah manajer paling sukses sepanjang sejarah persepakbolaan Inggris. Salah satu karakternya khasnya adalah semangatnya yang membara, selalu berhasil ditanamkan kepada anak didiknya sehingga menjadi karakter pemain Manchester United (selanjutnya MU) pada umumnya. Meskipun telah berusia 67 tahun dan telah mempersembahkan 30 gelar juara selama menjabat sebagai manajer MU, semangatnya untuk kembali dan kembali meraih gelar juara tetap diperlihatkannya hingga sekarang.

Sebelum Manchester United

Sir Alex Ferguson memulai karirnya sebagai pemain sepakbola di klub Queen’s Park, St. Johnstone, Dunfermline, Glasgow Rangers, Falkirk dan Ayr United. Setelah pensiun sebagai pemain, ia memulai karirnya sebagai manajer di klub2 kecil seperti East Stirlingshire, St Mirren, dan Aberdeen. Pada saat menjabat sebagai manajer Aberdeen lah namanya mulai diperhitungkan oleh banyak orang. Ia berhasil membawa Aberdeen menembus dominasi dua klub besar Skotlandia (Glasgow Rangers dan Glasgow Celtic) untuk meraih 3 gelar juara Liga Skotlandia, 4 Scottish Cup, 1 League Cup, dan juara Winners’ Cup 1983 dengan mengalahkan Real Madrid di final. Aberdeen adalah klub Skotlandia terakhir yang meraih juara Winners’ Cup sampai sekarang.

And the rest is history..

Sir Alex Ferguson bergabung dengan MU 6 November 1986 setelah menolak tawaran dari Barcelona, Arsenal, Rangers, dan Tottenham. Pada saat itu MU sedang berada dalam krisis karena ditinggalkan pelatih Ron Atkitson, terjebak di urutan 4 terbawah klasemen Liga Inggris. Dengan tanpa membeli satupun pemain, Ferguson berhasil mempertahankan MU di divisi utama Liga Inggris, finish di urutan ke-11.
Pada tahun keduanya Ferguson memperbaiki program pelatihan pemain muda di MU, menyingkirkan kebiasaan minum minuman keras beberapa pemain bintangnya. Musim itu MU berhasil memperbaiki posisinya di liga secara signifikan, finish di urutan kedua di bawah Liverpool. Gelar pertama MU di bawah Ferguson adalah FA Cup 1990. Tahun berikutnya MU mengalahkan Barcelona di final untuk meraih Winners’ Cup 1991. Tahun 1992 MU membeli “The King” Eric Cantona dari Leeds United seharga “hanya” £1 juta, membawa MU menjadi juara Premiere League pertama sejak 1967. Dan selanjutnya adalah sejarah..
Tahun berikutnya (1993) adalah tahun kedatangan “raja” lain Old Trafford, Roy Keane. Dia membawa MU meraih gelar ganda pertama bagi Ferguson, juara Premiere League dan FA Cup.

You’ll Win Nothing with Kids

Awal musim 1995-1996 Ferguson mengejutkan para pengamat sepakbola di Inggris dengan memasukkan pemain2 muda (hasil godokan akademi MU) seperti David Beckham, Neville bersaudara, Paul Scholes, Nicky Butt dan Ryan Giggs ke dalam tim inti untuk menggantikan pemain2 bintang yang sudah mapan seperti Mark Hughes, Paul Ince dan Andrei Kanchelskis. Kekalahan pada pertandingan pertama musim itu membuat salah satu pengamat bola bernama Alan Hansen membuat komentar yang nantinya menjadi sangat terkenal, “You’ll win nothing with kids..”. Komentar itu akhirnya berbalik menghantui Hansen karena “anak2 kecil” itu berhasil membawa MU menjadi juara liga Inggris dua kali berturut2.

Treble

Setelah gagal meraih gelar juara Liga Inggris 1997-1998, pada awal musim 1998-1999 Fergie membeli Jaap Stam dan Dwight Yorke untuk memperkuat pasukannya. Pembelian itu terbukti efektif karena pada musim itu Fergie menjadi satu2nya manajer klub Inggris yang berhasil meraih 3 gelar sekaligus dalam 1 musim: Juara Liga Inggris, FA Cup, dan Champions League. Prestasi luar biasa itu membuat Fergie dianugerahi gelar “Sir” oleh ratu Inggris atas pengabdiannya kepada sepakbola Inggris.
Namun sejarah belum selesai sampai di sini. Jauh dari selesai.. Tiga tahun berikutnya Fergie menjadi satu2nya manajer yang berhasil meraih gelar juara Liga Inggris 3 kali berturut2.
Fergie sempat mengumumkan bahwa ia akan pensiun pada akhir musim 2001-2002, tapi penampilan luar biasa Arsenal (yang tidak terkalahkan musim itu) membuat semangat Fergie kembali bergolak, sehingga membatalkan rencananya pensiun dan memperpanjang kontrak bersama MU. Musim berikutnya (2002-2003) Fergie meraih gelar Liga Inggris-nya yang ke-8.

R&R

Setelah itu MU memasuki masa transisi. Pemain2 muda yang diangkatnya tahun 1995 sudah mulai termakan usia, beberapa bahkan meninggalkan klub. Fergie kemudian merekrut pemain2 muda baru seperti Wayne Rooney dan Cristiano Ronaldo sebagai cikal bakal era baru Manchester United.
Meskipun bisa memenangkan FA Cup 2003-2004 dan League Cup 2005-2006, MU gagal meraih juara Liga Inggris selama 3 tahun berturut2. Penantian itu berakhir pada musim 2006-2007. Tahun berikutnya Fergie kembali merekrut pemain2 muda berbakat seperti Anderson dan Nani, Carlos Tevez, dan Owen Hargreaves yang berperan penting membawa MU menjuarai Liga Inggris untuk kesepuluh kalinya dan juga juara Liga Champions.

Bookmark and Share
Tags: , ,