Tommy Taylor
10 Sep 2008 | Oleh HR27 | Kategori: Legenda
![]() |
Lahir | : 29 Januari 1932 | |
| Bergabung | : 1 Maret 1953 | ||
| Sampai | : Meninggal 6 Februari 1958 | ||
| Debut | : 7 Maret 1953 (vs Preston) | ||
| Caps | : 191 | ||
| Gol | : 131 | ||
| Posisi | : Penyerang | ||
El Magnifico
Tommy Taylor sering dianggap oleh orang2 yang pernah menyaksikannya sebagai penyerang terhebat yang pernah tampil untuk Manchester United dan Inggris. Statistik gol yang dibuatnya sangat menakjubkan. Dari 191 kali tampil untuk United Taylor berhasil mencetak 131 gol. Dari 19 kali tampil untuk tim nasional Inggris ia mencetak 16 gol. Itu berarti selama karirnya rata2 Taylor mencetak 2 gol setiap 3 pertandingan. Rekor luar biasa yang sampai saat ini belum terpecahkan oleh pemain manapun di dunia. Bahkan legenda Spanyol dan Real Madrid Alfredo Di Stefano pun menjulukinya “El Magnifico”.
Awal Karir
Taylor memulai karirnya sebagai pesepakbola profesional di klub Barnley. Memasuki usia 18 tahun ia menjalani wajib militer selama 2 tahun, ditempatkan di Royal Artilery berpangkat Gunner. Jabatan yang pas mengingat kelak ia akan menjadi salah satu “penembak” terbaik di daratan Inggris.
Tahun 1953 Taylor direkrut oleh Sir Matt Busby dan asistennya Jimmy Murphy dengan transfer senilai £29.999; nilai yang disetujui agar tidak membebani Taylor sebagai pemain bernilai £30.000, 1 Poundsterling sisanya diberikan kepada pelayan yang kebetulan bertugas melayani mereka pada saat itu.
Tragedi Munich
Taylor bersama MU berhasil menjuarai Liga Inggris tahun 1956 (mencetak 34 gol) dan 1957. Sayang prestasi itu tidak sempat dilanjutkannya karena ia tewas dalam kecelakaan pesawat terbang di Munich, Jerman, pada 6 Februari 1958; kecelakaan yang juga menewaskan 7 orang pemain United lainnya. Pada saat itu Taylor baru berusia 26 tahun -usia yang belum matang benar untuk pemain sepak bola- menyebabkan banyak orang membayangkan betapa hebatnya ia bila tetap hidup sampai usia puncaknya.
Tanggal 6 Februari sampai sekarang diperingati sebagai salah satu hari terkelam dalam sejarah Manchester United.
