West Ham Kalah Dalam Kasus Tevez
23 Sep 2008 | Oleh HR27 | Kategori: Gosip![]() |
Hari Senin kemarin Panel Arbitrase Independen menyatakan West Ham United bersalah sehingga menyebabkan Sheffield United terdegradasi dari FA Premiere League akhir musim 2006/07. West Ham sendiri kemungkinan berencana untuk mengajukan kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olah Raga di Swiss. Tahun 2007 West Ham selamat dari degradasi setelah Carlos Tevez membawa mereka |
memenangkan 7 dari 9 pertandingan terakhir musim itu, padahal diturunkannya Tevez melanggar peraturan FA mengenai kepemilikan pihak ketiga.
Pada saat itu West Ham didenda £5,5 juta oleh FA tapi poinnya tidak dikurangi, bahkan Tevez masih tetap diperbolehkan bermain. Keterlibatan Tevez sangat signifikan mengingat ia mencetak satu2nya gol West Ham ke gawang Manchester United pada pertandingan terakhir musim itu (West Ham menang 1-0) sehingga Sheffield United -yang tadinya posisinya di atas West Ham (dalam klasemen)- terdegradasi ke Divisi I, merasa diperlakukan tidak adil.
Meskipun keputusan mengenai besarnya ganti rugi belum diputuskan, pihak Sheffield menuntut West Ham sebesar £30 juta - jumlah keuntungan yang seharusnya mereka dapatkan dari berlaga di Premiere League selama 1 tahun.
Pernyataan resmi dari West Ham menyatakan, “Kami akan meneliti lebih lanjut keputusan dari Panel Arbitrase ini dan berkonsultasi dengan tim pengacara kami sebelum menentukan langkah2 selanjutnya. Pada saat ini kami belum bisa berkomentar lebih jauh tentang masalah ini”.
Apakah CAS (Court of Arbitration for Sport) yang bermarkas di Lausanne, Swiss dapat mengambil alih permasalahan ini juga masih belum bisa dipastikan, karena keputusan Panel Arbitrase Indipenden -yang diambil sesuai peraturan FA- juga menyebutkan bahwa kedua belah pihak yang bersengketa tidak diperkenankan mengajukan banding.
Mantan manajer Sheffield United, Neil Warnock mengatakan, “Saya kira semua orang di Inggris setuju bahwa ini (keputusan Panel Arbitrase) adalah keputusan yang tepat. Mereka (manajemen Sheffield) hanya menuntut ganti rugi sebesar pemasukan yang seharusnya mereka dapatkan dari 1 musim berlaga di Premiere League. Seperti kata Neil McCabe (CEO Sheffield) selama ini: kami telah diperlakukan secara tidak adil, dan mereka melakukannya dengan cara melanggar hukum. Kita hanya menuntut apa yang menjadi hak kita”.
“Kami puas dengan keputusan ini”, tutupnya.
