Peran Baru Untuk Giggs
26 Sep 2008 | Oleh HR27 | Kategori: Berita
Sir Alex Ferguson memastikan bahwa Ryan Giggs akan dimainkan sebagai second striker atau pemain tengah musim ini untuk memaksimalkan sisa2 tenaga yang ia miliki. Pemandangan winger bernomor punggung 11 mendrible bola dengan kontrol dan kecepatan luar biasa di sayap kiri MU tanpaknya sudah lewat masanya.
Pemain 34 tahun ini bermain sebagai penyerang kedua ketika MU menang lawan Middlesbrough Rabu kemarin, dan tampaknya kita akan lebih sering melihat Giggs beroperasi di sana musim ini. “Performanya fantastik musim ini, sangat fantastik”, kata Sir Alex. “Yang perlu kita lakukan sekarang adalah me-manage hal itu. Ia kelihatan bugar sekarang, tapi kami juga ingin ia tetap bugar pada akhir musim. Ia dapat merubah jalannya pertandingan untuk kami, itu kualitas berharga yang ia miliki”.
“Saya mempertimbangkan untuk memainkannya di tengah lapangan, seperti Rabu kemarin. Hari2nya merajalela di sayap, pada usia 34 tahun, sudah selesai untuk Ryan. Ia mungkin masih bisa melakukannya sesekali, tapi saya kira ia tidak akan bisa melakukannya seperti dulu lagi”.
Memanajeri tim dengan squad sebesar yang dimiliki MU sekarang mungkin adalah tugas terberat yang dihadapi Sir Alex musim ini. Banyaknya pemain berbakat yang dimiliki MU membuat Sir Alex harus berpikir keras dalam memilih siapa2 yang akan diturunkan dalam setiap pertandingan. Tapi Sir Alex dengan tegas menyatakan bahwa ia siap untuk mengecewakan pemain kapanpun bila untuk kepentingan tim, dan untuk kebaikan mereka sendiri.
“Bila anda memiliki pemain sebanyak kami, dan mereka semua fit, anda akan menghadapi masalah”, ujarnya. “Anda akan dibuat pusing memilih starter, bahkan pemain pengganti. Tapi bila anda ingin menang - dan kami selalu ingin menang - penting untuk memiliki squad yang besar. Itu semua (masalah2 ybs.) adalah resiko yang harus kami tanggung. Banyak tim memiliki mentalitas yang sama sekarang”.
Sebagai contoh, Sir Alex harus membuat kecewa beberapa pemain - beberapa bahkan adalah anggota tim nasional di negaranya - ketika memberitahu bahwa mereka tidak termasuk dalam daftar 18 pemain yang turun bertanding hari Sabtu ini. “Mereka bisa mengerti, tapi bukan berarti mereka menerima keputusan itu begitu saja. Kebanyakan pemain mengerti tentang situasi yang kami hadapi, tapi kalau ini adalah giliran anda untuk duduk di bangku cadangan, anda tidak akan menyukainya”.
“Itu wajar buat saya, saya tidak keberatan. Itu berarti bahwa mereka semua ingin bermain. Saya lebih memilih menghadapi situasi itu daripada mendengar salah satu dari mereka berkata, ‘Oh, kelihatannya pertandingan hari ini akan berat. Aku nggak pengen maen ah..’. Kami tidak punya pemain seperti itu, dan anda tidak akan ingin punya pemain yang gembira duduk di bangku cadangan”, tutupnya.