MU 2 - 0 Bolton

27 Sep 2008 | Oleh HR27 | Kategori: Berita

mu_2_0_bolton

MU berhasil memenangkan pertandingan kandang pertamanya musim ini dengan mengalahkan Bolton Wanderers 2-0 di Old Trafford hari Sabtu kemarin, tapi kemenangan itu dinodai kontroversi tentang hadiah tendangan penalti yang mereka dapatkan.

Setan Merah memang pantas memenangkan pertandingan itu, tapi Bolton harus pulang dengan hati kecewa setelah wasit Rob Styles menghadiahkan tendangan penalti - dieksekusi dengan baik oleh Cristiano Ronaldo - padahal jelas2 bek Bolton J’Lloyd Samuel tidak melakukan pelanggaran apapun padanya. Gol kedua MU dicetak oleh Wayne Rooney melalui tendangan melengkung indah setelah bekerja sama dengan Ronaldo, memberikan kesan bahwa pertandingan itu dimenangkan United dengan mudah; tapi manajer Bolton Gary Megson tahu bahwa timnya hampir2 membuat MU frustrasi sebelum insiden penalti itu terjadi.

Hanya 24 jam setelah memperingatkan pemain2nya bahwa mereka harus siap2 kecewa dengan sistem rotasi pemain yang akan diterapkannya, Sir Alex Ferguson menempatkan Rooney di bangku cadangan. Keputusan itu bisa dianggap wajar karena Rooney sendiri belum menunjukkan penampilan baik sejak musim ini dimulai, sang manajer mungkin berpikir untuk memberikan kesempatan pada Carlos Tevez dan Dimitar Berbatov untuk mulai menumbuhkan saling pengertian di antara mereka.

Meskipun sempat beberapa kali menyulitkan MU sewaktu masih dilatih “Big Sam” Allardyce, Bolton yang sekarang tidak semenakutkan dulu lagi. Tapi kenyataannya tidaklah semudah yang dipikirkan banyak orang. MU mengalami kesulitan membongkar pertahanan berlapis Bolton, yang amat terbantu dengan penampilan tak kenal lelah dari gelandang Gavin McCann.

Cristiano Ronaldo sepertinya berusaha sendirian di lini depan United karena Carlos Tevez dan Dimitar Berbatov tidak berhasil menunjukkan saling pengertian di antara mereka. Satu2nya kesempatan Tevez dan Berbatov menunjukkan “kerja sama” adalah ketika mereka membantu memberi kesempatan kepada Rio Ferdinand untuk mencetak gol, tapi sayang Rio menembak bola persis ke pelukan kiper Bolton, Jussi Jaaskelainen.

Meskipun di sepanjang pertandingan hampir tidak pernah mengancam pertahanan MU, kesempatan terbaik untuk mencetak gol di babak pertama malah justru didapatkan oleh gelandang Bolton, Fabrice Muamba. Sebagai mantan murid Arsene Wenger, pemain tim nasional Inggris U-21 ini seharusnya bisa paling tidak memaksa Edwin Van Der Sar untuk melakukan penyelamatan, tapi tendangannya jauh melebar padahal Van Der Sar berada pada posisi yang tidak menguntungkan.

Usaha anak2 United membongkar pertahanan Bolton selalu menemui jalan buntu, bahkan Fergie sendiri tampaknya malu timnya harus “dibantu” oleh hadiah penalti dari Styles untuk mencetak gol.

Rob Styles berada dalam posisi yang tepat untuk melihat kejadian ketika Samuel melakukan tackling sempurna pada Ronaldo di kotak penalti Bolton, tapi ia malah menunjuk ke titik putih. Tayangan ulang memastikan kekeliruan itu, tapi Ronaldo tidak peduli. Ia mengeksekusi penalti dengan tenang, mengecoh Jaaskelainen ke arah yang salah. 1-0 MU. Tidak lama kemudian Scholes dan Rooney masuk menggantikan Anderson dan Tevez.

Mengingat karakter Rooney yang selalu ingin dimainkan di setiap pertandingan, ia pasti kecewa dengan keputusan Sir Alex membangkucadangkannya. Mungkin saja ada faktor “Liat nih!” saat ia melakukan tendangan melengkung indah yang menjadi gol kedua United, setelah kerja sama manis dengan Ronaldo - gol yang dinilai Fergie “fantastis”.

Seusai pertandigan, pada konferensi persnya Gary Megson memprotes hadiah penalti yang diterima MU. “Itu keputusan yang tidak masuk akal”, ujar Megson. “Saat Rob Styles meniup peluit, saya kira ia akan menghukum Ronaldo karena diving. Tampaknya ia sendiri tidak yakin keputusan apa yang akan dibuatnya. Pendapat saya tentang tackle itu sama dengan pendapat semua orang yang berada di dalam stadion, kecuali 1 orang (Styles). Saat melihat rekaman ulangnya ia akan berpendapat sama dengan saya”.

Ini bukan pertama kalinya Rob Styles terlibat dalam kontroversi penalti. Tahun lalu ia sempat diturunkan sementara menjadi wasit Divisi I Liga Inggris karena salah memberikan hadiah penalti kepada Chelsea, padahal Steve Finnan (Liverpool) sama sekali tidak menyentuh Florent Malouda (Chelsea).

“Saya tidak ingin ditelpon (untuk dimintai maaf) olehnya”, tambah Megson. “Saya akan lebih respek bila ia mengakui kesalahannya secara terbuka. Tapi sebaliknya kalau ia berusaha mencari pembenaran, itu akan sangat luar biasa”.

PENCETAK GOL: Ronaldo (pen 60″), Rooney (77″).
MANCHESTER UNITED: Edwin Van Der Sar, Gary Neville, Rio Ferdinand, Nemanja Vidic, Patrice Evra, Park Ji Sung, Darren Fletcher, Anderson (Paul Scholes 71″), Cristiano Ronaldo (Nani 81″), Dimitar Berbatov, Carlos Tevez (Wayne Rooney 71″).
CADANGAN: Ben Amos, Jonny Evans, John O’Shea, Ryan Giggs.

Bookmark and Share